KapurTulis

  • 07:07:49 pm on Januari 10, 2008 | 22
    Tag:, , , , ,

    Suatu kali, saya membaca kisah ini, yang sumbernya saya lupa karena sudah lama. Apakah Tuhan ada atau tiada? Jawabnya pada kalian masing-masing.

     

     

    Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan terlibat pembicaraan yang mulai menghangat. Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.

    Si tukang cukur berkata, “Saya tidak percaya Tuhan itu ada.”

    “Kenapa kamu berkata begitu ?” timpal si konsumen.

    “Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku jika Tuhan itu ada, adakah yang sakit? Adakah anak terlantar? Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.”

    Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat.

    Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur. Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, gimbal, kotor, dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu terlihat tidak terawat.

    Si konsumen kembali ke tempat tukang cukur dan berkata, “Kamu tahu? Sebenarnya tidak ada tukang cukur.”

    “Kamu kok bisa bilang begitu ?” si tukang cukur tidak terima. “Saya di sini dan saya tukang cukur. Baru saja saya mencukurmu!”

    “Tidak!” elak si konsumen. “Tukang cukur itu tidak ada. Jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana.“

    “Ah tidak, tukang cukur tetap ada!” sanggah si tukang cukur. “Yang kamu lihat itu salah mereka sendiri. Kenapa mereka tidak datang ke saya?” si tukang cukur membela diri.

    “Nah!” kata si konsumen menyetujui. “Itu dia. Tuhan itu ada. Namun yang terjadi, orang-orang tidak mau datang kepadaNya dan tidak mau mencariNya. Oleh karena itu, banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.”

    Iklan
     

Comments

  • Adyprima 7:19 pm on 10 Januari 2008 | # | Balas

    Salah satu cerita yang mempunyai argumen bagus mengenai keberadaan Tuhan dan juga mengenai iman manusia terhadap-Nya.

  • alfaroby 5:50 am on 11 Januari 2008 | # | Balas

    sangat fantastis,
    aku baca tulisan tersebut
    aku mencerna dalam otak makna di dalam tulisan tersebut
    aku tersenyum ketika sadar
    masyaallah
    maha besar Allah atas segala ciptaan dan pengetahuannya

  • joyo 6:11 pm on 11 Januari 2008 | # | Balas

    sesedarhana itukah?
    lalu siapa yang menciptakan tukang cukur?
    salam kenal 🙂

  • aRuL 7:39 pm on 11 Januari 2008 | # | Balas

    pernah baca di blog WP lainnya +_+

  • byprast 10:28 pm on 11 Januari 2008 | # | Balas

    @Adyprima & Alfaroby, makasih tanggapannya

    @joyo, nah itu dia.. bagi tukang cukur (yg anggap Tuhan tak ada) hidup ya krn dilahirkan bukan diciptakan dan mati ya mati

    @aRul, ceritanya memang umum dan saya dapat sdh lama, tetapi saya lupa sumbernya

  • daeng limpo 3:32 am on 12 Januari 2008 | # | Balas

    Manusia hanyalah bangkai jika tidak ada ruh didalam dirinya. Menurut anda siapa yang memberi ruh pada diri manusia ?

  • brainstorm 11:30 am on 12 Januari 2008 | # | Balas

    ternyata ke Angkuhan Tuhan sama dengan ke Angkuhan si tukang cukur..

  • joyo 1:07 pm on 12 Januari 2008 | # | Balas

    tukang cukur dicptakan tuhan, lalu siapa yg menciptakan tuhan?

  • siu 3:58 pm on 12 Januari 2008 | # | Balas

    iya, kadang manusia terlalu bodoh untuk menyadari bahwa Tuhan ada, terlalu sombong untuk merendah dan datang padaNya.

  • siu 4:04 pm on 12 Januari 2008 | # | Balas

    iya, ternyata banyak manusia yg terlalu bodoh untuk menyadari bahwa Tuhan ada, terlalu sombong untuk datang dan merendahkan diri padaNya.

  • StreetPunk 7:22 pm on 12 Januari 2008 | # | Balas

    analogi yang menarik dan mudah dicerna.
    keberadaan-Nya memang kadang menjadi bahan perdebatan.

  • smoker 10:18 am on 16 Januari 2008 | # | Balas

    Tentu saja ,tuhan lain sama tukang cukur.Tukang cukur harus bayar.
    Tuhan itu Nisbi,ghaib tidak berujud.
    Bencana alam ,musibah ,dan penyakit ada karena memang ada.Ada penyebabnya,virus ataupun alam,bukan dibuat oleh Tuhan.
    Tuhan ada.mungkin..Tapi maha diam

  • denysutani 6:53 pm on 22 Januari 2008 | # | Balas

    Crita yg bagus.

    Tambahan crita lain.

    Orang1 : saya tidak percaya Tuhan karena Ia tidak terlihat
    Orang2 : kalau begitu saya tidak percaya anda mempunyai otak
    Orang1 : saya punya otak grr…
    Orang2 : tapi tidak terlihat kan???
    Orang1 : walaupun tidak terlihat bukan bearti saya tidak punya otak.
    Orang2 : demikian pula dengan Tuhan.

  • nabi ateis 6:55 am on 24 Maret 2008 | # | Balas

    kami kaum ateis tidak percaya tuhan bukan karena tuhan itu terlihat atau tidak terlihat seperti otak. Tetapi karena eksistensi atau konsep dia yang rancu. Seperti yang penulis katakan, memang seperti tukang cukur tersebut yang mengatakan tuhan tidak ada karena adanya penderitaan di dunia ini, lalu si konsumen berdalih tuhan ada, dan adanya penderitaan pada manusia karena dia (manusia) tidak mau mencari dan menemuinya.

    sekarang saya akan mengatakan “bagai mana dengan aceh?” rakyat aceh dikenal taat beribadah, lalu kenapa ada bencana sunami?. Kenapa bukan mereka yang korup saya yang di beri bencana?.

    jawabannya satu! tuhan tidak ada!

  • Alwin 9:40 pm on 4 April 2008 | # | Balas

    saya yakin Tuhan itu ada…
    sekarang saya beri contoh..

    Misalnya Ada dua orang anak muda yang lagi ngobrol (Anton sama Budi) Si Budi Nga percaya kalo Tuhan itu ada..
    Budi bilang “saya nga percaya Tuhan itu ada nga ada buktinya, kita yang ngatur gimana mawnya hidup kita, saya nga percaya Tuhan ada mana Buktinya??”
    terus Anton nanya ke Budi:

    Anton nanya ke Budi..
    >>kamu dilahirkan oleh ibu kamu?? kamu percaya nga??
    bahwa ibu kamu yang melahirkan kamu??

    Terus Budi Jawab… Dengan Yakin..

    Anton bertanya:
    Kenapa kamu percaya?? belum tentu itu ibu kamu yang melahirkan kamu??

    Budi Bilang: “Percaya Dong.. Kan jelas2 itu ibu kita..”
    kamu percaya?? kan belum tentu itu ibu kamu yang asli yang melahirkan kamu.. siapa tau aja kamu lahir bukan dari ibu kamu yang sekarang… mana buktinya..

    Budi bilang sambil keselimpet mulutnya:
    “ehm..e.. percaya ah.. itu ibu kandung saya..!!

    Intinya, sama kaya kita percaya Tuhan itu ada to nga..??

    sama aja kalo kita percaya bahwa ibu kita yang melahirkan kita..
    pasti juga kita nga ragu2 kan buat yakinin bahwa ibu kita yang telah melahirkan kita.. dan pasti juga kita yakin banget kalo ibu kita yang ngelahirin kita.. nga mesti ada bukti… dari kecil pasti kita uda nempel terus tuh.. dan nyaman pasti kalo ada deket ibu kita..

    ^^

  • nabi ateis 4:54 am on 1 Juni 2008 | # | Balas

    bukan karena kita tahu ibu kita atau kita tidak tahu kalau yang melahirkan ibu kita.

    Jelasnya yang melahirkan kita adalah wanita, tidak mungkin pria (kecuali anda bodoh dengan percaya tahayul).

    bahwa sannya begitulah seterusnya, manusia lahir karena adanya hubungan antara wanita dan pria. Masalah kita tahu atau gak tahu kalau kita anak dari ibu kita, yang jelas wanitalah yang melahirkan.

    Gitu……

    jadi Tuhan gak ada sangkut pautnya dengan cerita anda

    Tuhan, tidak ada karena kita tahu atau gak tahu kalau tuhan itu ada….
    tetapi lebih pada konsepnya yang tidak jelas, rancu, dan apa yang dikatakan oleh alkitab semuanya adalah kebohongan semata.

    coba nada lihat dengan banyaknya penderitaan di dunia yang dialami oleh manusia yang tidak berdosa, manusia baik-baik, di mana Tuhan???????

    Jawabannya jelas! TUHAN TIDAK ADA!!!!

  • nabi ateis 4:57 am on 1 Juni 2008 | # | Balas

    dilema klasik yang pernah diajukan Epikuros (341-270SM): “…Atau Tuhan mau menghapuskan keburukan, tetapi tidak mampu; atau sebenarnya ia mampu, tetapi tidak mau; atau ia tidak mampu dan tidak mau. Jikalau ia mau, tetapi tidak mampu, ia lemah…. Jikalau ia mampu, tetapi tidak mau, dia jahat…. Tetapi, jikalau Tuhan mampu dan mau menghapuskan kejahatan, … lantas bagaimana kejahatan ada di dunia?”
    (dalam Lee Strobel, The Case for Faith, Zondervan, 2000:25. bdk. Teodice. 2006:230).

  • dontshootmesanta 8:22 am on 30 Juni 2008 | # | Balas

    tau kan, kalo ada orang yang bisa pangkas rambut sendiri

  • Abie 10:53 am on 14 Agustus 2008 | # | Balas

    Tuhan itu ada, ketika hati anda yakin bahwa Dia ada. Ini tempat yang bisa membuat yakin bahwa Tuhan itu ada.
    1. Keheningan malam, bintang-bintang dilangit ditengah malam, cobalah untuk bertanya dalam hati “Siapa yang membuatnya”???
    2. Puncak Gunung di siang atau pun malam hari
    3. Ditengah Lautan yang luas
    4. Menyelam ke Dasar Lautan
    5. Atau duduk dipantai dimalam hari, silakan berpikir
    6. Diudara, ketika anda terbang dalam pesawat dan ada guncangan2 yg tidak bisa dihandle manusia
    7. Ditengah gurun pasir yang sangat luas, dibawah terik matahari yg panas 😀 kalo mau nyobain

    bumi, matahari, bulan, bintang, dan lain-lain selalu beredar selama milyaran tahun lebih (umur bumi diperkirakan sekitar 4,5 milyar tahun) tanpa ada tabrakan. Selama milyaran tahun, tidak pernah bumi menabrak bulan, atau bulan menabrak matahari. Padahal tidak ada rambu-rambu jalan, polisi, atau pun pilot yang mengendarai. Tanpa ada Tuhan yang Maha Mengatur, tidak mungkin semua itu terjadi. Semua itu terjadi karena adanya Tuhan yang Maha Pengatur. Allah yang telah menetapkan tempat-tempat perjalanan (orbit) bagi masing-masing benda tersebut. Jika kita sungguh-sungguh memikirkan hal ini, tentu kita yakin bahwa Tuhan itu ada.

    Di ayat lain, bahkan Allah menantang orang yang sombong untuk menciptakan lalat jika mereka mampu. Manusia mungkin bisa membuat robot dari bahan-bahan yang sudah diciptakan oleh Allah. Tapi untuk menciptakan seekor lalat dari tiada menjadi ada serta makhluk yang bisa bereproduksi (beranak-pinak), tak ada satu pun yang bisa menciptakannya kecuali Allah:

    “…Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah.” [Al Hajj:73]

    Manusia itu kecil, kerdil, miskin bila dibanding dengan kepemilikan penciptanya, hanya bisa anda renungkan dan akan masuk ke hati yang bersih. Manusia tidak membawa apa-2 ketika dia mati kecuali amalnya.

  • anak_baik 2:56 pm on 29 Agustus 2008 | # | Balas

    buat nabi_atheis, ALBERT EINSTEIN , seorang ilmuwan atheis, pernah berkata, seluruh kekuatan di alam ini berasal dr kekuatan yg berbeda dimensi dgn alam. ALBERT MENGAKUI ADA KEKUATAN LAIN YG MENGATUR ALAM INI. berpikirlah nabi_atheis, kalau tuhan ga mengatur detak jantung mu, apa bisa jantung berdetak dengan perintahmu?

  • wyd 2:58 pm on 31 Agustus 2008 | # | Balas

    argumen begituan terlalu sederhana… terutama buat atheis.
    kalau ternyata kisahnya begini:
    ‘tukang cukur itu tidak ada karena banyak orang di luaran sana berambut gondrong dan brewokan’.
    ‘salah mereka ga punya duit. saya bukan tukang cukur gratis…!’

  • wong2ateis 4:49 am on 13 November 2008 | # | Balas

    Kunjungi situs saya di http://www.wong2ateis.wordpress.com

    Thank’s


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: